Jam Dunia Ello rohman

Jumat, 01 Januari 2010

ROKOK ITU HARAM




No Smoking, Tidak Merokok Karena Allah
Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama
Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan
diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang
haram.

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok
1.Firman Allah: “Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik
dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek.” (QS. Al A’raf: 157)

Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?
2.Firman Allah: “Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran”
(QS. Al Baqarah: 195)

Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya
seperti kanker dan TBC.

3.Firman Allah: “Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri” (QS.
An Nisa: 29)

Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.
4.Ketika menjelaskan tentang khamr dan judi, Allah berfirman: “Dan dosa
keduanya (khamr dan judi) lebih besar daripada manfaat dua hal tersebut.”
(QS. Al Baqarah: 219)

Demikian pula dengan rokok, bahaya yang ditimbulkannya lebih besar daripada
manfaatnya, bahkan rokok sedikitpun tidak mengandung manfaat.

5.Firman Allah: “Dan janganlah engkau bersikap boros, sesungguhnya orang
yang suka memboroskan hartanya merupakan saudara-saudara setan.” (QS. Al
Isra:26-27)

Telah jelas bahwa merokok merupakan perbuatan perbuatan boros dan
menghambur-hamburkan harta benda.

6.Allah berfirman tentang makanan penduduk neraka: “Tidak ada makanan mereka
kecuali dari pohon yang berduri. Makanan tersebut tidak menyebabkan gemuk
dan tidak pula bisa menghilangkan rasa lapar.” (QS. Al Ghasiyah:6-7)

Demikian pula dengan rokok, tidak membuat gemuk dan menghilangkan rasa
lapar, sehingga rokok itu menyerupai makanan penduduk neraka.

7.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak boleh membahayakan diri
sendiri maupun orang lain.” (HR. Ahmad, shahih)

Padahal rokok itu dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain serta
menyia-nyiakan harta.

8.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya Allah itu
membenci tiga perkara untuk kalian, (yakni) berita yang tidak jelas,
menghambur-hamburkan harta dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Padahal merokok termasuk membuang harta.
9.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: ”Setiap (dosa) umatku
dimaafkan (akan diampunkan) kecuali orang yang terang-terangan berbuat
dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Artinya setiap umat Islam itu akan memperoleh pengampunan kecuali orang yang
berbuat dosa dengan terang-terangan, sebagaimana para perokok yang merokok
tanpa rasa malu-malu, bahkan mengajak orang lain untuk berbuat kemungkaran
seperti mereka.

10.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa beriman kepada
Allah dan Hari Akhir maka janganlah ia mengganggu tetangganya.” (HR.
Bukhari)

Bau tidak sedap karena merokok sangat mengganggu istri, anak dan tetangga
terutama malaikat dan orang-orang yang shalat di masjid.

11.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Tidaklah dua telapak kaki
seorang hamba bias bergeser pada hari kiamat sebelum ditanya mengenai empat
perkara, (yakni) tentang kemana ia habiskan umurnya; untuk apa ia gunakan
ilmunya; dari mana ia memperoleh harta dan kemana ia belanjakan; untuk apa
ia pergunakan tubuhnya.” (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam
kitab Shahih Al Jami dan Kitab Silsilah Shahihan)

Padahal seorang perokok membelanjakan hartanya untuk membeli rokok yang
haram. Benda yang sangat berbahaya bagi tubuh dan mengganggu orang lain yang
berada di dekatnya.

12.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barang yang dalam jumlah
besarnya dapat memabukkan, maka statusnya tetap haram meski dalam jumlah
sedikit.” (HR. Ahmad dan lain-lain, shahih)

Padahal asap rokok dalam jumlah banyak dapat memabukkan, terutama untuk
orang yang tidak terbiasa merokok; atau pada saat perokok menghisap asap
dalam jumlah yang banyak maka orang tersebut akan sedikit mabuk. Hal ini
telah ditegaskan oleh seorang dokter dari Jerman dan seorang perokok yang
pernah mencoba, sebagaimana penjelasan di atas.

13.Sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa makan bawang
merah atau bawang putih maka hendaklah menjauhi kami, masjid kami dan
hendaklah ia berdiam saja di rumahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagian orang tidak bisa menerima pengharaman rokok meski dalil-dalil yang
menunjukkan keharaman rokok itu banyak sekali sebagaimana di atas. Khusus
bagi perokok yang masih suka berkilah tersebut, maka kami katakan, “Jika
rokok tidak haram mengapa mereka tidak merokok di masjid atau tempat suci
yang lain. Namun kalian malah memilih merokok di tempat pemandian umum,
tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat yang terlarang?”

Sebagian orang ada yang beralasan bahwa merokok itu makruh saja. Sebagai
jawaban kami katakan, “Jika hukumnya makruh lalu mengapa kalian hisap.
Bukankah makruh itu lebih dekat kepada haram daripada ke halal!

Perhatikanlah hadits Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:
“Sungguh hal yang halal itu jelas dan haram pun juga sudah jelas. Namun di
antara keduanya terdapat perkara-perkara yang tidak jelas. Kebanyakan orang
tidak mengetahui perkara-perkara tersebut. Barangsiapa berhati-hati terhadap
hal yang tidak jelas statusnya, maka sungguh ia telah menjaga agama dan
kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara yang tidak jelas,
sungguh ia telah terjerumus dalam perkara yang haram. Seperti seorang
penggembala yang menggembalakan ternaknya di dekat daerah larangan, ia akan
segera menggembala di daerah larangan tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jendela Hati


Penghambat Kecerdasan Otak Anak

berikut, aku ingin menulis sedikit mengenai beberapa hal yang harus dihindari karena bisa menghambat perkermbangan otak anak. dan ternyata hal-hal itu sering kita temui…
1. rokok
penelitian ilmiah menunjukkan bahwa bayi-bayi yang lahir dari ibu perokok memiliki faktor potensila ber_IQ rendah, bobot lahir rendah, lingkar kepala lebih kecil,lahir prematur dan perawatan ketika di ICU lebih lama.
asap rokok diduga akan mengurangi pasokan oksigen yang sangat dperlukan dalam proses pertumbuhan sistem saraf janin. Nikotin rokok akan membuat saluran utero plasenta menyempit. hal ini mengakibatkan sel-sel otak pada bayi akan menderita hipoksia atau kekurangan oksigen.
asap rokok juga mengandung sekitar 2000-4000 senyawa kimia beracun yang secara langsung mengganggu dan merusak berbagai proses pertumbuhan dan perkembangan sel-sel serta sistem saraf.
(buku Potensi Kekuatan Otak Kanan dan Kiri Anak)
nah sekarang yang lebih memprihatinkan adalah kita sering kali menjadi perokok pasif. jadi ibu hamil yang tidak merokok pun, bisa ikut terganggu kesehatannya karena orang disekeliling mereka yang merokok. padhal ketika tahu, ternyata dampaknya sangat besar..
Jadi, mulai sekarang dihindari sekali berinteraksi dengan lingkungan yang penuh asap rokok,terutama ketika ibu sedang hamil. keluarga pun harus ektra protektif untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin.
rokok
2. timah hitam
orang tua hendaknya meminimalisasi kontak anak-anaknya dengan asap kendaraan bermotor karena bahan bakar kendaraan bermotor itu mengandung timah hitam. untuk mengolah 1600 liter bahan bakar bensin, diperlukan 1,5 milimeter timah hitam. dengan demikian timah hitam ini kemungkinan besar akan mencemari udara yang dihirup anak-anak.
penelitian membuktikan bahwa :
logam berat termasuk timah hitam dpat menurunkan kecerdasan intelektual anak-anak hingga 5 % . dalam sebuah penelitian di Australia, membuktikan sebanyak 494 anak berusia 7 tahun yang tinggal di daerah peleburan timah hitam diteliti tingkat kecerdasannya. sejak awal perkembangan dan pertumbuhannya, mereka mengalami hambatan yang berkaitan dengna paparan timah hitam tersebut. semakin tinggi tingkat kandungan timah hitam dalam darah anak berusia 15 bulan hingga 4 tahun, maka semakin besar pula kemungkinan intelegensia mereka menurun pada usia 7 tahun.
Para ilmuwan menyimpulkan bhwa timah hitam berpengaruh negatif terhadap anak berusia 2-7 tahun.
(buku Potensi Kekuatan Otak Kanan dan Kiri Anak)
ehmm..
melihat data-data diatas,kita bisa antisipasi.
1. jangan terlalu sering membawa anak-anak terutama yang masih berusia 7 tahun ke bawah untuk berpergian, entah dengan naik motor, atau naik kendaraan umum yang rentan dengan polusi udara.
2. lebih baik, ajak anak-anak ke lingkungan yang banyak tumbuhan hijaunya. yang bersih agar asupan oksigen dan sinar mtahari dapat tetap terpenuhi. mengingat dampak polusi udara sangat buruk
yaa..semoga bermanfaat yaaa… :-)

Tidak ada komentar: